Kegiatan pembelajaran di laboratorium komputer pada foto di atas menunjukkan suasana antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran inovatif mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI). Melalui kegiatan praktik langsung membuat kode pemrograman, siswa diajak untuk memahami konsep dasar logika, algoritma, dan berpikir komputasional secara menyenangkan.
Dalam kegiatan ini, siswa menggunakan platform visual coding yang berbasis blok seperti Code.org atau Scratch. Platform tersebut memudahkan siswa untuk belajar menyusun instruksi program tanpa harus menulis kode sintaksis yang rumit. Siswa belajar menggabungkan blok-blok perintah untuk membuat program yang dapat menggambar pola, menggerakkan objek, atau menjalankan animasi sederhana.
Melalui pembelajaran ini, guru tidak hanya menekankan pada kemampuan teknis membuat program, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta kreativitas siswa. Pembelajaran berbasis proyek ini mengajarkan bahwa pemrograman bukan hanya tentang menulis kode, tetapi juga tentang bagaimana menciptakan solusi dari suatu permasalahan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah awal pengenalan siswa terhadap kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence). Dengan memahami dasar logika pemrograman, siswa diharapkan dapat lebih siap untuk mempelajari konsep AI seperti pengenalan pola, pengambilan keputusan otomatis, dan pembelajaran mesin di jenjang berikutnya.
Pendekatan ini mencerminkan model pembelajaran abad ke-21 yang menekankan integrasi antara pengetahuan, teknologi, dan kreativitas. Dengan suasana belajar aktif dan berbasis praktik, siswa dapat merasakan bahwa dunia digital bukan sekadar konsumsi teknologi, tetapi juga ruang untuk berkreasi dan berinovasi.